PENASUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi merespons penyegelan ruang kerja Kepala Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, yang dilakukan oleh sejumlah warga pada Senin, 10 Maret 2025.
Aksi ini diduga sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap Kepala Desa Wisnu Handito, yang dinilai kurang responsif dalam melayani masyarakat. Warga menuding bahwa sang kepala desa sering tidak berada di kantor, bahkan ketika wilayahnya terdampak bencana banjir.
Menanggapi insiden tersebut, Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Gun Gun Gunardi menyatakan bahwa pihaknya sedang menelusuri lebih lanjut untuk memahami akar masalah yang terjadi.
“Terkait penyegelan ruang kerja kepala desa, hingga saat ini kami masih melakukan penelusuran di lapangan untuk mengetahui penyebabnya. Kami juga telah berkoordinasi dengan Camat Ciemas dan Forkopimcam agar segera mengambil langkah yang diperlukan supaya pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar Gun Gun, Selasa (11/3/2025).
Menurutnya, pelayanan publik harus tetap berjalan, meskipun ada konflik internal atau persoalan yang terjadi di tingkat desa.
DPMD Kabupaten Sukabumi berjanji akan mencari solusi terbaik dengan tetap mengutamakan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Pihaknya juga akan melibatkan camat, tokoh masyarakat, serta aparat keamanan untuk memastikan pelayanan desa kembali berjalan normal tanpa hambatan.
Gun Gun Gunardi berharap bahwa masalah ini bisa segera diselesaikan dengan cara yang baik, tanpa mengganggu stabilitas pemerintahan desa dan kepentingan masyarakat.
“Kami akan terus berupaya menengahi dan mencari solusi terbaik agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa tetap terjaga,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Ciemas, Wisnu Handito, membenarkan adanya penyegelan ruang kerjanya. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti alasan di balik aksi tersebut.
“Saya masih mencari informasi terkait alasannya, karena tadi saya tidak ada di tempat,” kata Wisnu.








