Apalagi, memelihara Budaya dan Bahasa Sunda harus dilakukan juga oleh anak-anak. Sebab, anak-anak menjadi penerus ke depannya.
“Jadi, kita harus dorong kecintaan terhadap Budaya dan Bahasa Sunda dari mulai lingkungan keluarga,” ucapnya.
Marwan berpesan kegiatan seperti ini harus menjadi program berkelanjutan. Bahkan, sebaiknya dilaksanakan dimulai dari tingkat kecamatan.
“Proses seleksinya bisa lebih baik ketika dimulai dari tingkat dasar. Sehingga siswa terbaik yang benar-benar bermunculan,” ungkapnya.
Marwan juga berharap pasca kegiatan ini semangat memelihara Budaya dan Bahasa Sunda bisa semakin kuat. Terutama di kalangan anak-anak yang akan menjadi generasi penerus.
“Terus kita budayakan, sehingga orang-orang merasa senang dan cinta terhadap Budaya dan Bahasa Sunda,” harapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Eka Nandang Nugraha mengajak, meramaikan sekolah menggunakan Bahasa Sunda.
“Minimal sehari dalam seminggu kita berbahasa Sunda,” Singkatnya








