Berita

Pria Paruh Baya Tulis Surat Sebelum Gantung Diri di Bojonggenteng

156
×

Pria Paruh Baya Tulis Surat Sebelum Gantung Diri di Bojonggenteng

Sebarkan artikel ini
Pria Paruh Baya Tulis Surat Sebelum Gantung Diri di Bojonggenteng
AJ (60) di temukan meninggal dirumah kontrakan di kecamatan bojonggenteng (Foto: Ist)

PENASUKABUMI – Pria Paruh baya warga Kampung Cipeuteuy RT 02/04, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi ditemukan tewas gantung diri di sebuah dapur rumah kontrakan, tepatnya di Kampung Pakuwon RT 01/01, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Rabu (24/04/2024).

Kapolsek Bojonggenteng IPTU Sopian mengatakan, bahwa telah ditemukan seorang mayat berjenis kelamin laki-laki yang tewas dengan cara gantung diri menggunakan kain sarung berwarna biru batik.

“Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, dimana korban AJ (60) ditemukan tergantung disebuah plafon dapur rumah kontrakan milik Ikhsan Solih,” Ujarnya Iptu Sopian pada Rabu (24/4) sore.

Lanjutnya, bahwa menurut saksi mata Ikhsan Solih (57) sekitar pukul 13.35 WIB, ia akan mengantarkan makanan kepada korban yang kebetulan rumah korban berdampingan dengan rumahnya, karena pada saat itu korban tinggal sendiri setelah ditinggal istri dan anaknya pergi ke rumah orang tuanya.

“Sudah hampir seminggu istri dan anaknya pergi ke rumah orang tuanya di Parakansalak, memang selama ini korban bersama istrinya tinggal dirumah kontrakan milik sdr Ihsan Solih,” jelasnya.

Menurutnya, ketika saksi akan mengantar makanan ke rumah korban dan saksi memanggil-manggil korban tidak ada jawaban saksi langsung masuk ke dalam rumah yang kebetulan dalam keadaan tidak terkunci.

“Nah, pada saat masuk kedalam rumah dan mencari korban kedapatan korban sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam ruangan dapur menggunakan kain sarung warna biru batik yang di ikatkan ke plafon dapur,” bebernya.

Melihat situasi yang mengkhawatirkan, saksi segera meminta bantuan kepada warga sekitar untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak Desa Cibodas. Perangkat desa dengan sigap melaporkan insiden tersebut kepada Polsek Bojonggenteng, yang kemudian segera meresponsnya.

Setelah tiba di lokasi, petugas menemukan surat di ruang tamu rumah korban yang berisikan tulisan yang menggambarkan kesedihan dan penyesalan. Surat tersebut menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan untuk memahami latar belakang tragedi ini.

“Terpaksa aku bunuh diri, aku bunuh diri sendiri maafkan semuanya disini banyak tulisan saya kepada anak- anakku ikhlaskanlah Bapak pergi dengan cara ini, kepada anak-anakku sayang, istriku yang tercinta sayang memi selamat tinggal tidak ada saya bunuh diri sendiri saya sendiri mohon maaf ke warga disini sekali lagi mohon maaf,”

Selanjutnya, pihak Nakes Pukesmas Bojonggenteng beserta anggota Polsek Bojonggenteng melakukan pemeriksaan terhadap mayat korban dan tidak ditemukan luka-luka atau bekas kekerasan pada tubuh Korban.

“Kini pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan pihak Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dikarenakan sudah ikhlas dan menerima takdir dan mayat nya akan di bawa oleh pihak keluarga ke Desa Cipeuteuy Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi untuk di makamkan,” pungkasnya.