Berita

Konvoi Gank Motor, Polisi Amankan Remaja Bocimi Street di Cicurug

4496
×

Konvoi Gank Motor, Polisi Amankan Remaja Bocimi Street di Cicurug

Sebarkan artikel ini
Konvoi Gank Motor, Polisi Amankan Remaja Bocimi Street di Cicurug
Puluhan remaja yang tergabung di Bocimi Street diamankan dan dibina di Mapolsek Cicurug (Foto: Penasukabumi/Bery)

PENASUKABUMI – Puluhan remaja diamankan Polsek Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, karena melakukan konvoi sambil membawa bendera di ruas jalan Sukabumi-Bogor pada Sabtu (29/3/2024) dini hari.

Kelompok remaja yang tergabung dalam “Bocimi Street” ini melakukan konvoi dari ruas jalan nasional Cigombong, Bogor, hingga Parungkuda, Sukabumi. Mereka membuat kegaduhan dengan aksi geber kendaraan dan mengibarkan bendera di sepanjang jalan.

“Ada 38 remaja diamankan. Mereka dibina karena konvoi kendaraan bermotor ini menimbulkan kegaduhan masyarakat,” kata Kapolsek Cicurug, Kompol Mangusong, Sabtu dini hari.

Pembinaan dan Potong Rambut

Setelah dibawa ke Polsek, para remaja diberikan arahan dan pembinaan terkait tindakan mereka yang dianggap mengganggu ketertiban umum, terutama saat bulan suci Ramadan.

Kepolisian menegaskan bahwa konvoi semacam itu dapat menimbulkan gangguan di malam hari dan perlu ditindaklanjuti secara serius.

“Para remaja ini kerap meresahkan masyarakat dan berpotensi menciptakan situasi yang tidak terkendali,” terang Kompol Mangusong.

Selama pembinaan, para remaja juga diajarkan tentang pentingnya menjaga ketertiban, terutama dalam berlalu lintas dan aktivitas sosial lainnya.

Sebagai bentuk teguran dan efek jera, rambut para remaja dipotong satu per satu setelah didata. Hal ini diharapkan menjadi pelajaran agar mereka tidak mengulangi tindakan serupa.

Kendaraan Ditahan dan Syarat Pemulangan

“Penangkapan ini merupakan tindakan preventif dari pihak kepolisian untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah Cicurug, terutama selama bulan suci Ramadan,” tutur Kompol Mangusong.

Sebanyak 15 kendaraan roda dua yang dipakai para remaja tersebut ditahan hingga selesai Lebaran. Sedangkan para remaja diizinkan pulang dengan syarat keluar dari grup WhatsApp “Bocimi Street”.