Sukabumi

Warga Keluhkan PBB Bermasalah, DPRD Sukabumi Siap Panggil Kepala Desa

104
×

Warga Keluhkan PBB Bermasalah, DPRD Sukabumi Siap Panggil Kepala Desa

Sebarkan artikel ini
Warga Keluhkan PBB Bermasalah, DPRD Sukabumi Siap Panggil Kepala Desa
Warga Keluhkan PBB Bermasalah, DPRD Sukabumi Siap Panggil Kepala Desa

PENASUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Asep Rizwan Efendi menyerap sejumlah aspirasi masyarakat dari berbagai desa. Warga menyampaikan keluhan mulai dari persoalan lingkungan hingga masalah administrasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai merugikan.

Di Desa Wanajaya, Kecamatan Cisolok, masyarakat menyoroti masalah pengelolaan sampah. Warga menginginkan adanya penyediaan bak sampah untuk memudahkan penanganan dan menjaga kebersihan lingkungan. Selama ini, keterbatasan fasilitas membuat persoalan sampah kerap menumpuk dan menimbulkan keluhan.

Sementara itu, di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, masyarakat mengadukan persoalan serius terkait pungutan PBB. Warga mengaku sudah membayar pajak, namun ketika hendak mengurus kebutuhan administrasi di bank, masih muncul tunggakan SPPT PBB yang belum dilunasi selama bertahun-tahun.

Hal ini diduga akibat ketidakberesan administrasi desa, di mana setoran PBB warga tidak sepenuhnya tersalurkan sebagaimana mestinya.

Menanggapi aduan tersebut, Asep Rizwan Efendi menegaskan pihaknya akan turun tangan.

“Terkait PBB, kebetulan saya merupakan anggota Komisi I yang memang membidangi persoalan ini. Komisi I siap memanggil kepala desa sesuai aduan warga, agar masalah ini jelas dan ada kepastian hukum,” tegas Asep, Selasa (16/9/2025).

Menurutnya, kasus semacam ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut hak masyarakat sebagai wajib pajak. Ia menambahkan bahwa ke depan pengawasan harus lebih diperketat agar tidak ada lagi kasus setoran pajak yang tersendat di tingkat desa.

Selain soal PBB, Asep juga menekankan pentingnya respons cepat pemerintah daerah dalam penyediaan fasilitas kebersihan, seperti bak sampah, agar persoalan lingkungan di desa tidak semakin menumpuk.

“Sebagai anggota DPRD, saya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, baik terkait urusan lingkungan maupun tata kelola administrasi yang menyangkut kepentingan publik,” tandasnya.