Lebih lanjut, H Hudri juga mengimbau agar pihak pemerintah desa dapat menjalin sinergi yang kuat dengan kelompok tani untuk mengoptimalkan anggaran dana desa yang berkaitan dengan sektor pertanian. Hal ini dianggap akan memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Hendro Setiobudi, selaku Ketua Gapoktan Tiram Mandiri, turut hadir dalam rapat tersebut dan menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk sektor pertanian di desa mereka saat ini mencapai 20 persen. Ia berharap wadah Gapoktan yang ia kelola dapat lebih aktif dilibatkan sesuai dengan tugas dan kapasitasnya.
“Saya sering berkomunikasi dengan desa-desa sekitar, salah satunya dengan Gapoktan Desa Kompa. Kita harus bersinergi dalam meningkatkan perekonomian dan kemajuan desa melalui program pertanian yang berkelanjutan,” tambah Hendro.




