Sukabumi

Diseminasi Program Pertanian Berkelanjutan di Sukabumi, Wabup Iyos: Potensi Besar, Harus Dikembangkan

132
×

Diseminasi Program Pertanian Berkelanjutan di Sukabumi, Wabup Iyos: Potensi Besar, Harus Dikembangkan

Sebarkan artikel ini
Diseminasi Program Pertanian Berkelanjutan di Sukabumi, Wabup Iyos: Potensi Besar, Harus Dikembangkan
Wakil Bupati Sukabumi H Iyos Somantri (Foto: Dok Pemkab Sukabumi)

PENASUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri membuka kegiatan Diseminasi Program APKASi – OISCA Tindak lanjut Program Training of Trainer tentang Pembangunan Pertanian Berkelanjutan di Jepang. Diseminasi dilaksanakan di Training Center OISCA kecamatan Cikembar. Senin (05/02/2024)

Kegiatan ini diikuti oleh 8 kabupaten dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pengambil kebijakan di daerah tentang pola pertanian di kawasan Asia.

Wabup Iyos menyampaikan bahwa potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi sangat beragam, salah satunya memiliki lahan pertanian yang sangat besar.

“Dengan potensi lahan yang sangat besar di Kabupaten Sukabumi, kita yakini bahwa sistem pertanian berkelanjutan ini sejalan dengan upaya membangun ketahanan pangan di daerah,” jelasnya.

Wabup juga meyakini kehadiran APKASI dan OISCA akan berdampak pada terbangunnya sistem pertanian berkelanjutan untuk ketahanan pangan. Menurutnya, OISCA menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sukabumi untuk menciptakan masa depan yang sangat baik melalui pelatihan pertanian dan kegiatan lainnya.

“OISCA terus eksis mendorong pembangunan di Kabupaten Sukabumi yang berkembang dengan program pemberdayaan masyarakat desa, pendidikan lingkungan hidup, pemberdayaan perempuan, kesehatan dan ekonomi berbasis ketahanan pangan,” ungkap Wabup.

Sinergi dan kolaborasi antara Pemkab Sukabumi dan OISCA telah menghasilkan pembangunan infrastruktur pertanian dan lingkungan, serta terbentuknya kelompok-kelompok tani di Desa Adat Kasepuhan Ciptagelar yang telah melaksanakan kegiatan pertanian berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.