Gaya HidupSukabumi

Jemur 70 Bonsai, Marwan: Budidaya Bonsai Alamnya Terjaga Hobinya Terpelihara

111
×

Jemur 70 Bonsai, Marwan: Budidaya Bonsai Alamnya Terjaga Hobinya Terpelihara

Sebarkan artikel ini
Jemur 70 Bonsai, Marwan: Budidaya Bonsai Alamnya Terjaga Hobinya Terpelihara

PENASUKABUMI.COM – Komunitas Pengrajin Bonsai Palabuhanratu Raya (Komunitas PBPR) menggelar Jemur Bonsai, di pelataran Alun-alun Palabuhanratu, Kamis (9/11/23). Jemur bonsai dihadiri Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

Sebanyak 70 tanaman bonsai yang di jemur pada acara ini memukau kawasan Alun-alun Palabuhanratu.

Bupati Sukabumi menjelaskan, acara Jemur Bonsai merupakan ajang silaturahmi antara komunitas dan pemerintah untuk bersama-sama membangun daerah melalui hobi yang dimiliki.

“Selama ini petani bonsai di asumsikan merusak alam maupun lingkungan, namun setelah adanya Geopark Ciletuh Palabuhanratu petani bonsai beralih menjadi budidaya bonsai. Jadi alamnya terjaga hobinya terpelihara,” jelasnya.

Hobi bonsai di kabupaten Sukabumi cukup meningkat, bahkan bonsai sukabumi telah meraih beberapa penghargaan di daerah lain. Maka dari itu, potensi tersebut harus terus di kembangkan untuk mengharumkan nama daerah dan menunjang nilai ekonomi bagi para petani.

“Pemkab akan mendorong siapapun masyarakat yang memiliki pemikiran-pemikiran seperti ini,” ujarnya.

Buapti Marwan pun mengaku sangat bersyukur kepada para petani atau penghoby bonsai yang telah mengisi pembangunan di daerah melalui hobi atau kecintaannya ini.

“Terus dorong potensi ini untuk mengisi pembangun daerah melalui hoby dan menjadi nilai ekonomi,” imbuhnya.

Bupati berharap kedepan acara tersebut bisa dilaksanakan secara rutin di Kabupaten Sukabumi, sehingga bonsai bisa menjadi media daya tarik para wisatawan luar untuk berkunjung ke Kabupaten Sukabumi.

Sekretaris Pengrajin Bonsai Palabuhanratu Raya, Ayi, menambahkan, acara jemur bonsai diikuti oleh 70 bonsai dari spesies yang berbeda, dan acara tersebut sangat diharapkan oleh para penghobi bonsai.

“Karena jumlah meja bonsai yang disediakan terbatas, jadi kita hanya menampilkan sebanyak 70 bonsai saja,” ujarnya

Dirinya berharap, kedepan acara tersebut bisa menjadi agenda rutin, sehingga dapat memotivasi masyarakat serta memicu daya tarik pengunjung untuk datang ke kabupaten Sukabumi.