Sukabumi

Hamzah Gurnita Buka Pintu 24 Jam untuk Warga yang Kesulitan Layanan Kesehatan

252
×

Hamzah Gurnita Buka Pintu 24 Jam untuk Warga yang Kesulitan Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Hamzah Gurnita Buka Pintu 24 Jam untuk Warga yang Kesulitan Layanan Kesehatan
Hamzah Gurnita Buka Pintu 24 Jam untuk Warga yang Kesulitan Layanan Kesehatan

PENASUKABUMI.COM – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, menegaskan komitmennya selalu hadir bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan layanan kesehatan bagi warga kurang mampu.

Dalam agenda reses yang digelar di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Hamzah menyampaikan bahwa dirinya siap membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat yang kesulitan berobat, bahkan jika mereka tidak memiliki BPJS.

“Ingin berobat tapi mendapat kesulitan, silakan datang. Jika tidak memiliki BPJS, bawa saja langsung, nanti sampaikan hasilnya ke kami. Kami siap backup semuanya. Kalau memang benar-benar tidak mampu, jual nama saya,” tegas Hamzah, Kamis (18/9/2025).

Hamzah menekankan bahwa layanan kesehatan merupakan hak dasar yang tidak boleh terhalang persoalan administrasi maupun biaya. Karena itu, ia memastikan dirinya selalu terbuka 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam hal kesehatan.

“Bagi saya, tidak ada alasan seorang warga harus menunda berobat hanya karena tidak punya kartu BPJS atau biaya. Kesehatan masyarakat adalah prioritas,” ujarnya.

Selain soal kesehatan, warga Desa Cidadap juga menyampaikan keluhan terkait perbaikan jalan menuju Kampung Babakan sepanjang dua kilometer, sarana prasarana madrasah, hingga kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau.

Hamzah berjanji untuk membawa semua aspirasi tersebut ke tingkat pembahasan DPRD agar bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Di luar isu kesehatan, Hamzah juga melihat potensi ekonomi lokal yang bisa dikembangkan. Menurutnya, komoditas singkong yang banyak ditanam warga Simpenan memiliki peluang besar jika diolah menjadi produk turunan bernilai tinggi seperti peyem atau makanan olahan lain yang dapat dipasarkan lebih luas.

Melalui reses ini, Hamzah menegaskan bahwa DPRD bukan hanya sekadar lembaga legislasi, tetapi juga mitra masyarakat dalam menyuarakan kebutuhan dan memperjuangkan kesejahteraan mereka.

“Saya hadir di sini bukan hanya untuk mendengar, tapi juga untuk memastikan setiap aspirasi warga mendapat jalan keluar,” tandasnya.