Sukabumi

DPRD Desak Pemerintah Tangani Dua Kasus Penyakit Langka di Sukabumi

117
×

DPRD Desak Pemerintah Tangani Dua Kasus Penyakit Langka di Sukabumi

Sebarkan artikel ini
DPRD Desak Pemerintah Tangani Dua Kasus Penyakit Langka di Sukabumi
DPRD Desak Pemerintah Tangani Dua Kasus Penyakit Langka di Sukabumi

PENASUKABUMI.COM – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriadi, mendesak pemerintah daerah bergerak cepat menangani dua kasus penyakit langka yang menimpa warga di Kecamatan Sukaraja dan Kabandungan. DPRD menilai keduanya membutuhkan intervensi serius karena belum mendapatkan diagnosis pasti serta memerlukan dukungan medis dan sosial yang lebih komprehensif.

Di Kampung Ngaweng, Desa Sukaraja, dua anak kakak beradik — Raisa dan Meisya — mengalami kelainan fisik misterius yang menghambat pertumbuhan mereka. Meski telah menjalani berbagai pemeriksaan, termasuk di RSCM, penyakitnya belum dapat dipastikan tanpa tes genetik yang hanya bisa dilakukan di luar negeri dan memerlukan biaya hingga Rp10 juta, di luar cakupan BPJS.

Kasus kedua dialami Ahmad Jaelani, warga Desa Mekarjaya, Kabandungan, yang mengalami benjolan di seluruh tubuh. Meski sudah menjalani operasi, benjolan terus tumbuh dan semakin parah, menguras biaya keluarga hingga harus menjual aset.

Ferry menegaskan bahwa Komisi IV DPRD telah turun langsung ke lapangan, melihat kondisi para pasien, serta memastikan pendampingan dari Puskesmas dan pihak terkait terus berjalan. Ia meminta pemerintah mengawal kedua kasus tersebut hingga tuntas.

“Kami meminta pemerintah hadir dari sisi medis maupun sosial agar ada kepastian diagnosis dan penanganan yang tepat. DPRD akan terus mengawasi proses ini,” tegas Ferry.

Ia menambahkan, negara wajib melindungi warganya, terutama yang menghadapi risiko kesehatan berat. “Pemerintah jangan lelah melayani masyarakat. DPRD akan memastikan solusi terbaik diberikan,” pungkasnya.