Sukabumi

DPMD Sukabumi Uji Terap Siskeudes dan CACM untuk Perkuat Transparansi Keuangan Desa

264
×

DPMD Sukabumi Uji Terap Siskeudes dan CACM untuk Perkuat Transparansi Keuangan Desa

Sebarkan artikel ini
DPMD Sukabumi Uji Terap Siskeudes dan CACM untuk Perkuat Transparansi Keuangan Desa
DPMD Sukabumi Uji Terap Siskeudes dan CACM untuk Perkuat Transparansi Keuangan Desa

PENASUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa menuju arah yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional. Upaya tersebut diwujudkan melalui Uji Terap Pengembangan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan Cash and Asset Management (CACM) Desa yang digelar pada Rabu (12/11/2025).

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, menyebut uji terap ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam mengelola keuangan dan aset berbasis teknologi informasi.

“Dengan sistem digital yang terintegrasi, pengelolaan anggaran desa akan lebih efisien, tepat sasaran, dan mudah dipantau,” ujarnya.

Aplikasi Siskeudes dan CACM dikembangkan untuk mempermudah proses pencatatan, pelaporan, hingga pengawasan keuangan desa secara real-time. Sistem ini juga dirancang mengikuti standar regulasi pengelolaan keuangan desa yang berlaku, sehingga setiap transaksi dan aset dapat terdokumentasi secara rapi dan akuntabel.

Menurut Ahmad, uji terap ini bukan sekadar kegiatan teknis, tetapi sebuah langkah menuju modernisasi tata kelola pemerintahan desa.

“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan tertib dan sesuai aturan. Ini bentuk komitmen kami terhadap akuntabilitas,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, aparatur desa dapat mempelajari langsung cara kerja aplikasi — mulai dari input data, pencatatan transaksi keuangan, hingga penyusunan laporan yang terkoneksi dengan sistem pemerintah daerah. Pendampingan berkelanjutan juga disiapkan agar perangkat desa dapat mengoperasikan sistem ini secara mandiri.

DPMD Sukabumi memastikan digitalisasi ini berjalan seiring dengan penguatan sumber daya manusia di tingkat desa.

“Kami tidak hanya mendorong digitalisasi, tapi juga memastikan SDM desa siap dan mampu,” tambah Ahmad.

Ia berharap penerapan Siskeudes dan CACM mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah desa sekaligus mempercepat terwujudnya pembangunan desa yang transparan dan berkelanjutan.

“Jika sistem berjalan baik, pelayanan publik akan lebih cepat, akurat, dan transparan,” pungkasnya.