Sukabumi

DPMD Sukabumi: TMMD ke-124 Wujud Nyata Sinergi TNI dan Desa Menuju Pembangunan Berkelanjutan

204
×

DPMD Sukabumi: TMMD ke-124 Wujud Nyata Sinergi TNI dan Desa Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
DPMD Sukabumi: TMMD ke-124 Wujud Nyata Sinergi TNI dan Desa Menuju Pembangunan Berkelanjutan

PENASUKABUMI.COM — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 secara resmi dimulai di wilayah Kodim 0607/Kota Sukabumi pada Selasa (6/5/2025). Kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat desa, dalam mempercepat pembangunan berbasis kolaborasi dan gotong royong.

Dalam pelaksanaan TMMD kali ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi memainkan peran strategis sebagai penggerak dan penjaga arah pemberdayaan masyarakat desa.


DPMD: TMMD Adalah Implementasi Nyata Pemberdayaan Desa

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Gun Gun Gunardi, menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program rutin tahunan, melainkan bentuk nyata dari implementasi Undang-Undang TNI, yang menugaskan TNI untuk turut serta dalam pembangunan daerah.

“TMMD adalah bentuk konkret sinergi antara TNI dan Pemda. Bukan hanya pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga pembangunan nonfisik berupa penyuluhan, peningkatan kapasitas, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan,” tegas Gun Gun.

Sebagai dinas yang bertanggung jawab atas pemberdayaan masyarakat dan penguatan desa, DPMD menyatakan kesiapan penuhnya dalam mengawal TMMD ke-124 dari hulu ke hilir, termasuk memastikan bahwa kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga desa.


Gotong Royong, Kemandirian, dan Kemanunggalan

Lebih jauh, Gun Gun menjelaskan bahwa pelibatan masyarakat dalam setiap tahapan TMMD memiliki nilai strategis dalam upaya pemberdayaan desa. Program ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong, mempercepat pembangunan yang partisipatif, dan membangun kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

“Melalui TMMD, kami ingin menegaskan bahwa pembangunan desa bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Inilah wajah ideal dari kolaborasi pembangunan: TNI hadir, masyarakat terlibat, pemerintah daerah memfasilitasi,” ujarnya.

DPMD juga mendorong agar setiap desa yang menjadi lokasi TMMD dapat memanfaatkan momentum ini untuk menggali potensi lokal, merancang program berkelanjutan, dan memperkuat jejaring antar-lembaga desa.


Pembangunan Fisik dan Nonfisik Berjalan Beriringan

Dalam program TMMD ke-124 ini, berbagai kegiatan fisik seperti pembangunan infrastruktur dasar (jalan desa, jembatan, rumah tidak layak huni) dilakukan bersamaan dengan program nonfisik seperti penyuluhan hukum, pelatihan kewirausahaan, dan pendidikan bela negara.

DPMD memastikan bahwa aspek pemberdayaan masyarakat menjadi sorotan utama, agar pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga mengubah kualitas hidup dan pola pikir warga desa secara berkelanjutan.


DPMD Siap Kawal Hingga Tuntas

Sebagai mitra strategis TNI dalam program TMMD, DPMD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan, memastikan pelibatan semua pemangku kepentingan di tingkat desa berjalan efektif. Tujuan akhirnya adalah desa yang berdaya, mandiri, dan maju sesuai dengan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi 2025–2029.

“Kami akan terus berkolaborasi, bukan hanya dalam konteks TMMD, tetapi dalam seluruh proses pembangunan desa. Karena desa yang kuat adalah fondasi Kabupaten Sukabumi yang unggul dan sejahtera,” tutup Gun Gun Gunardi.