Sukabumi

Bupati Ajak Forum Puspa Wujudkan Kesejahteraan Perempuan dan Anak

45
×

Bupati Ajak Forum Puspa Wujudkan Kesejahteraan Perempuan dan Anak

Sebarkan artikel ini
Bupati Ajak Forum Puspa Wujudkan Kesejahteraan Perempuan dan Anak
Pelantikan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak Kabupaten Sukabumi.

PENASUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami melantik pengurus Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) di Pendopo, Selasa, 26 September 2023. Forum yang diketuai Hj. Yani Jatnika Marwan ini, akan mengemban tugas selama tiga tahun ke depan, terhitung 2023 – 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Marwan mengajak forum tersebut untuk bersama-sama memberikan solusi. Terutama dalam mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak.

“Keberadaan forum puspa harus memberikan support kepada perempuan dan anak. Sekaligus pemberi solusi terhadap berbagai permasalahan perempuan dan anak,” ujarnya.

Selain itu, forum puspa pun bisa bersinergi dengan program perempuan hebat untuk keluarga berkualitas (Perahu Kertas). Terutama dalam menciptakan perempuan yang berjiwa enterpreneur.

“Ketika perempuan menjadi enterpreneur, mereka bisa bekerja di rumah dan tetap mendidik anak. Jadi, perempuan sejahtera, anak tetap terjaga dengan baik. Puspa bisa berperan juga di sini,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan selamat dan berharap besar terhadap peran Forum Puspa.

“Selamat menjalankan tugas. Forum ini sangat berharga bagi pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Puspa Kabupaten Sukabumi Hj. Yani Jatnika Marwan mengatakan, kehadirannya untuk membantu Pemda dalam mengentaskan masalah perempuan. Sebab, dirinya meyakini penyelesaian masalah itu bukan urusan pemerintah saja.

“Tidak ada keraguan bagi kami untuk membantu pemda dalam mengentaskan masalah perempuan dan anak. Kami menyadari, semua itu ada peran kami masyarakat untuk menjadikan perempuan sejahtera dan anak terlindungi,” terangnya.

Maka dari itu, dirinya akan membuat program kerja untuk kesejahteraan perempuan dan anak. Baik program jangka pendek, menengah, maupun panjang..

“Syukur Alhamdulillah mulai hari ini kita sudah bisa bekerja dan membuat program kerja hingga 2026 nanti,” pungkasnya.