BeritaSukabumi

Safari Cinta Kang Dedi dan Dimas: Hujan Tak Hentikan Meriahnya Acara di Sukabumi

180
×

Safari Cinta Kang Dedi dan Dimas: Hujan Tak Hentikan Meriahnya Acara di Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Safari Cinta Kang Dedi dan Dimas: Hujan Tak Hentikan Meriahnya Acara di Sukabumi
Kang Dedi dan Dimas Safari cinta di Palabuhanratu Sukabumi

PENASUKABUMI – Hujan deras tak menyurutkan semangat dalam safari cinta Kang Dedi dan Dimas di Lapangan Cikeong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Meskipun hujan turun dengan lebat, antusiasme masyarakat tetap tinggi dan acara berlangsung meriah.

Kehadiran Kang Dedi Mulyadi disambut hangat masyarakat yang dengan penuh semangat menunggu meski hujan turun hingga malam hari. Kang Dedi tak lupa menyapa warga dan bersalaman, menunjukkan kepedulian pada masyarakat.

Selain itu, Calon anggota DPR RI nomor urut 2 dari Partai Gerindra, Satrio Dimas Aditiyo, turut serta menyapa warga Palabuhanratu dalam safari ini. Mereka berdua menunjukkan kekompakan dan kebersamaan dalam merespons dukungan masyarakat.

Terlihat, acara diawali dengan tarian Jaipong yang kemudian dilanjutkan dengan tarian khas Nyi Roro Kidul, lengkap dengan gaun hijau dan mahkota berkilau emas. Keindahan budaya lokal dihadirkan sebagai bagian dari kegiatan ini, mengangkat pesona tradisional yang memukau.

Kang Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasinya terhadap kesetiaan warga Palabuhanratu yang tetap menunggu meski hujan deras mengguyur. Ia mengingatkan pentingnya menjaga dan mempertahankan keindahan alam Palabuhanratu, dari gunung hingga lautan yang dimilikinya.

“Walaupun hujan deras, warga Palabuhanratu tetap setia menunggu. Saya meminta maaf untuk semuanya,” kata Kang Dedi disela Sambutannya, Jumat malam (9/2/2024).

Kang Dedi menekankan bahwa Palabuhanratu bukan hanya soal mistik, melainkan tentang keindahan alam yang luar biasa. Ia menyatakan rasa bangganya terhadap kekayaan alam dan kebudayaan yang dimiliki oleh Sukabumi.

“Bung Karno membuat hotel yang begitu besar di Palabuhanratu, artinya ini merupakan tempat yang memiliki nilai. Bukan soal mistik, tetapi alam yang indah. Palabuhanratu memiliki gunung hingga lautan,” ungkap Kang Dedi.