Sukabumi

Peringatan Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Ajak Santri Perkuat Gotong Royong dan Pembangunan Daerah

39
×

Peringatan Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Ajak Santri Perkuat Gotong Royong dan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
Peringatan Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Ajak Santri Perkuat Gotong Royong dan Pembangunan Daerah

PENASUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak seluruh santri berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Sukabumi melalui semangat gotong royong, pengabdian, dan pengamalan nilai-nilai agama. Ajakan tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Sukabumi di Lapangan Stadion Korpri Gelanggang Cisaat, Kamis (22/10/2026).

Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman.

Asep Japar mengatakan, peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat pengabdian, serta meneguhkan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Santri sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat pengabdian, dan meneguhkan komitmen dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang kita cintai,” ujarnya.

Peringatan Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Ajak Santri Perkuat Gotong Royong dan Pembangunan Daerah

Bupati menjelaskan, Hari Santri memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perjuangan bangsa, khususnya Resolusi Jihad yang dimaklumatkan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Peristiwa tersebut menjadi salah satu tonggak penting yang membangkitkan semangat umat Islam dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, sejarah tersebut menunjukkan bahwa santri tidak hanya berperan dalam menjaga nilai-nilai agama, tetapi juga menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.

Peringatan Hari Santri, lanjut Asep Japar, merupakan kesempatan untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia sekaligus melanjutkan perjuangan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat.

Santri Harus Menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Menghadapi tantangan era modern, Asep Japar menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi tanpa meninggalkan akhlak mulia. Menurutnya, santri memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul untuk mendukung kemajuan Indonesia.

“Dalam mewujudkan cita-cita besar, kita membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berakhlak mulia, serta mampu menghadirkan inovasi,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa penguasaan ilmu agama perlu berjalan beriringan dengan pengembangan pengetahuan dan teknologi. Di sisi lain, tradisi pesantren harus tetap dipelihara karena memiliki peran penting dalam membentuk karakter bangsa.

Asep Japar berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang teguh memegang nilai-nilai keislaman, terbuka terhadap kemajuan, dan mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.

“Bangsa yang kuat tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas, tetapi juga generasi yang jujur, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.

Pesantren Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

Selain menyampaikan pesan kepada para santri, Bupati Sukabumi berharap pesantren dapat mengoptimalkan tiga fungsi utamanya, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan ketiga fungsi tersebut secara optimal dapat memperkuat kontribusi pesantren dalam pembangunan nasional sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Ia menekankan bahwa pesantren perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan tradisi luhur yang menjadi fondasi pendidikannya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar juga mengukuhkan dan melantik Panglima Santri Kabupaten Sukabumi sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2026.