Sukabumi

Kang Dedi Mulyadi Menangis di Palabuhanratu: Laut dan Gunung Adalah Ibu dan Bapak Kita

415
×

Kang Dedi Mulyadi Menangis di Palabuhanratu: Laut dan Gunung Adalah Ibu dan Bapak Kita

Sebarkan artikel ini
Kang Dedi Mulyadi Menangis di Palabuhanratu: Laut dan Gunung Adalah Ibu dan Bapak Kita
Kang Dedi Mulyadi Menangis di Palabuhanratu: Laut dan Gunung Adalah Ibu dan Bapak Kita

PENASUKABUMI.COM – Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi kembali menyentuh hati rakyatnya lewat program andalannya, Abdi Nagri Nganjang Ka Warga edisi ke-18, yang digelar di Lapangan Bola Petuguran, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu malam (2/8/2025).

Program ini menjadi jembatan bagi pemerintah untuk turun langsung menemui rakyat, mendengar aspirasi, sekaligus memberikan pelayanan publik tanpa sekat birokrasi.

Acara yang dihadiri ribuan warga itu juga dimeriahkan oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, jajaran Forkopimda, Forkopimcam, hingga tokoh-tokoh hiburan Jawa Barat seperti Kang Ohang, Wa Kancil, Ceu Popon, Teh Kanaya, dan Mang Ado. Kesenian tradisional khas Sukabumi menjadi warna utama, menegaskan bahwa pembangunan harus berjalan seiring pelestarian budaya.

Dalam sambutannya, Kang Dedi tak kuasa menahan haru. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan betapa Palabuhanratu menyimpan filosofi kehidupan yang dalam.

“Saya menangis. Palabuhanratu itu tempat bersandar, pusat kasih sayang, pusat peradaban. Kalau laut itu perempuan, gunung itu laki-laki. Di Palabuhanratu, semuanya menyatu: harapan, welas asih, dan kehidupan,” ujarnya.

Bagi Kang Dedi, Palabuhanratu bukan sekadar destinasi wisata, melainkan simbol identitas Jawa Barat yang mempersatukan unsur budaya, ekologi, dan sejarah.

Kang Dedi memaparkan tiga syarat mutlak untuk memajukan sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi:

  1. Masyarakat harus memiliki budaya – menjaga adat, tradisi, dan kearifan lokal.
  2. Pemimpin harus memiliki daya – kemampuan memimpin, memotivasi, dan mengeksekusi kebijakan.
  3. Arah pembangunan harus berwibawa – berpihak pada kelestarian dan kesejahteraan rakyat.

“Laut dan gunung itu ibarat ibu dan bapak kita. Jaga laut sebagaimana kita menjaga perempuan. Jangan biarkan Palabuhanratu kehilangan roh dan jati dirinya,” tegasnya.

Kang Dedi juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Ia berjanji akan mengawal pembangunan Sukabumi dengan pendekatan berwawasan lingkungan, termasuk penataan ruang yang lebih baik dan pengendalian eksploitasi alam.

Kang Dedi Mulyadi Menangis di Palabuhanratu: Laut dan Gunung Adalah Ibu dan Bapak Kita

Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan apresiasi tinggi atas perhatian dan kepedulian Gubernur.

“Alhamdulillah, warga Sukabumi senang bisa bertemu langsung dengan Pak Gubernur. Program-program beliau sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bapak aing tea, bapak kita semua,” ungkapnya penuh semangat.

Ia menambahkan bahwa sinergi program Pemprov Jawa Barat dengan Pemkab Sukabumi akan semakin mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.