“Para ODGJ yang dievakuasi massal ini dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Sukabumi dan Panti Aura Welas Asih. Pasien yang dititipkan keluarga menjadi prioritas,” ungkapnya.
Pelayanan kesehatan jiwa tersebut, kata Iyep, dilakukan di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat ditambah delapan wilayah se-Banten melalui advokasi Pemda masing-masing.
“Ada banyak ODGJ yang dirawat dan diobati melalui kegiatan ini yang tidak bisa diobati di Puskesmas. Semoga kesadaran masyarakat melalui promosi ini makin lama makin meningkat. Sehingga nantinya keluarga bisa melakukan hal itu secara mandiri,” tandasnya.




