“Mereka tidak sekadar hidup berdampingan dengan alam, tapi aktif merawatnya. Tempat ini tidak butuh pembangunan masif, melainkan pengembangan berkelanjutan yang mempertimbangkan ekologi dan budaya,” tegas Bojan.
Mr. Zhang Cheng Gong dari Tiongkok turut memuji kesiapan tim CPUGGp. “Ini salah satu proses revalidasi terbaik yang pernah saya tinjau. Kerja lintas sektor sangat solid, persiapan matang, dan kolaborasi ini patut jadi contoh,” ucapnya.
Ketua Harian BP CPUGGp, Aat Suwanto, mengakui proses revalidasi tahun ini menghadapi tantangan berat, termasuk longsor dan masalah aksesibilitas di beberapa titik.
“Meski dihantam bencana, kami memilih terus melangkah. Ini bukti komitmen kami pada keberlanjutan geopark,” tegasnya.
Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung kesuksesan revalidasi, menegaskan bahwa pelestarian CPUGGp adalah tanggung jawab bersama.




